Langsung ke konten utama

Selamat Hari Ibu

Bagaimana Shubuh mu masih dibangunkan Ibumu? Bagaimana shalatmu masih harus diingatkan Ibumu?

Ibu memang Multitasking, segalanya dia mampu melakukan, Ibu semoga tidak ada rasa kepedihan setelah aku lahir ke Dunia ini.

Tak pernah berhenti bersyukur aku terlahir dari seorang ibu yang 'religius', dari sejak kecil sampai sekarang selalu diajarkan sebaik mungkin tentang Agama dari mulai SD hingga jenjang Kuliah tak lepas dari belajar ilmu Agama. Jenuh? Itu pasti, tetapi semua sangat terasa manfaatnya.

Ibu mana yang ingin melihat anaknya masuk Neraka?, Selain sebagai jembatan untuk ke Surga, ilmu Agama menjadikan Iman seseorang meningkat, dan Iman adalah sebaik-baik tameng kehidupan. Ada orang yang tega membunuh anaknya sendiri, ada orang yang ingin bunuh diri, ada orang yg mencuri, ada orang yang mengeluh tiada henti, itu karena mereka lemah Iman.

Betapa pentingnya Iman dalam kehidupan, ketika diberi Ujian sangat berat, hilang semangat, imanlah yang akan membangkitkan. ketika hati ingin mengeluh, menyerah dengan keadaan Iman pulalah yg membuat kuat. Ibu terimakasih telah mengajarkan ilmu Agama sehingga aku merasa kuat karena Iman.

Ibu adalah aku, kamu, dia dan para wanita diluar sana, semoga tidak ada yang menyesal telah menjadi seorang ibu.

Selamat Hari ibu..
22 Desember 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Jodoh dan Pernikahan

Menginjak usia yang hampir seperempat abad memang selalu digadang-gadangkan untuk menikah. Setiap pembahasan tak jauh dari kata lamaran atau pernikahan. Ketika teman telah menikah timbul berbagai macam pertanyaan kapan akan menikah atau kapan akan segera menyebar undangan. Jodoh dan pernikahan memang penuh misteri. O rang yang telah memiliki kekasih hati tak semua berujung pernikahan. yang telah direncanakan dari jauh hari tak sedikit berakhir menyakitkan.  Diam-diam tiba-tiba sebar undangan. Merasa belum siap terkadang dipinang duluan. Berucap tidak cinta tapi berujung pelaminan. Enggan buru-buru menikah tapi terikat perjodohan. Ingin segera menikah tetapi jodoh tak kunjung datang. Pernikahan seolah menjadi ajang balapan. yang sudah menikah seolah merasa aman dari pertanyaan dan yang belum menikah merasa ketakutan karena ejekan. Kalimat stereotip akhirnya bermunculan membuat perempuan merasa tersudutkan. Jodoh dan pernikahan adalah Takdir Ilahi yang tak bisa dipungkiri. Setiap ...

Corona, Hikmah atau Musibah?

Tahun 2020 Bumi seolah lumpuh akibat Virus kecil ganas yg bernama Covid 19 atau lebih dikenal dengan Corona. Tak terbayangkan awal Tahun 2020 akan terjadi hal seperti ini, Aku kira tahun ini Negara-negara maju akan berlomba-lomba mengeluarkan teknologi canggih terbarunya. kapsul terbang misalnya seperti cerita di Novel serial Bumi karya Tereliye. Alih-alih Teknologi canggih, yang terjadi justru yang tidak pernah diperkirakan. virus Corona datang tanpa ada yg menduganya, berukuran sangat kecil namun hebat, ia dapat mengelilingi belahan bumi dengan waktu cepat seperti kilat, selain hebat virus itu juga ganas, menyerang makhluk bumi tanpa pilih-pilih, merenggut nyawa tanpa jeda. Virus Corona mengubah kehidupan di Bumi dengan cepat, mulanya bersatu adalah simbol kemenangan berubah menjadi bersatu menyebabkan kematian. Yang tidak menyukai rempah-rempah mendadak berlomba memburunya, yang tak senang panas-panasan mendadak setiap hari berjemur mencari sinar matahari dengan tujuan mencegah d...

Maaf Untuk Sahabat

Sepuluh Januari dua ribu dua satu Adalah hari penantianmu Hari yang akan terasa sangat membahagiakan untukmu Hari dimana kau akan memiliki status baru Sepuluh Januari dua ribu dua satu Pandemi belum juga berlalu Maaf, terpaksa aku memberi kabar baru Bahwa aku tak bisa menjadi saksi hari bahagiamu. Sepuluh Januari dua ribu dua satu Hujan terus mengguyur bumi Sahabat andaikan kau tahu isi hatiku Mungkin, aku tak akan membuat puisi aneh ini Sepuluh Januari dua ribu dua satu Andaikan Burok itu tak hanya untuk Nabi Andaikan pintu Doraemon itu nyata Andaikan sajadah terbang Aladin dapat disewa Mungkin, Aku akan melesat pergi dan menemuimu Sepuluh Januari dua ribu dua satu Tak ada kata yang pantas terucap untukmu Selain kata, selamat menempuh hidup baru Semoga kau selalu bahagia bersama pilihanmu Sepuluh Januari dua ribu dua satu Sahabat, semoga kau sudi memaafkanku Tak ada maksud untuk ingkar janji Tetapi, keadaan yang menolakku untuk pergi